jump to navigation

Download Video Lesson Drum 18/08/2010

Posted by Rio Lukito in Downloads.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,
17 comments

Ok, Para drummer, berdasarkan request dari salah satu teman kita saya sediakan link untuk download video-video yang pernah saya post di blog ini semoga membantu.

Latihan jari dengan Stick download di sini

Single Paradiddle download di sini

Single Paradiddle Groove download di sini

Sixteenth Note Count download di sini

Quarter Note Count download di sini

Double Stroke Roll download di sini

Eighth Note Count download di sini

Double Paradiddle download di sini

Double Paradiddle Groove download di sini

Untuk yang belum punya flv player silahkan download KMPlayer di sini

Untuk yang ingin concert flv ke format lain silahkan download Flvconverter di sini

Terima kasih bro semoga membantu…..

PRACTICE MAKE PERFECT!

Iklan

Drummer Paling Hebat 25/07/2009

Posted by Rio Lukito in Important Things.
Tags: , ,
16 comments

Drummer Hebat! Jika anda seorang drummer, di suatu sisi dari diri anda pasti ada keinginan menjadi drummer hebat atau seseorang mengatakan “Drummer Hebat!”

Menjadi drummer hebat emang gampang-gampang susah, tetapi harus anda ketahui khususnya para newbie tidak drummer yang paling hebat di dunia ini. Mereka mempunyai bidang dan kelebihan masing-masing.

Jadi jika anda punya ambisi menjadi drummer paling hebat, lebih baik lupakan. Fokuslah pada latihan-latihan anda, dari pada mengejar ambisi menjadi drummer paling hebat.

Jika anda fokus pada latihan-latihan dengan metode yang benar maka perlahan anda pun akan menjadi drummer hebat.

Materi dasar yang paling penting bagi drummer adalah single stroke, double stroke, flam. Dengan menguasai beberapa rudiment penting tersebut, anda akan lebih mudah menguasai rudiment dan teknik latihan yang lainnya.

Hindari persaingan, bertemanlah dengan sesama drummer, bila mungkin carilah guru, hindari membicarakan keburukan-keburukan drummer lain atau membanggakan diri sendiri.

Ok, bro jika anda ingat semua tentang hal di atas pasti anda menjadi Drummer Hebat!

Latihan Saja Tidak Cukup 22/07/2009

Posted by Rio Lukito in Important Things.
Tags: , , , , , , , , ,
2 comments

Latihan memang baik dalam belajar apapun. Tetapi latihan saja tidak cukup.  Jika anda sering latihan sendiri tanpa bermain dengan band anda, mungkin dari segi musikalitas anda akan kurang. Kecuali anda ingin menjadi drummer solo anda tidak perlu latihan dengan band.

Banyak drummer profesional ternama sekarang seperti akira jimbo, virgil donati bermain solo tetapi tetap saja diiringi musik dan bahkan musiknya mereka yang buat. Tentu saja mereka mempunyai pengetahuan nada yang baik.

Wah, repot dong. Harus belajar alat musik lain? Ya. Paling tidak kita bisa memainkan satu alat musik lain selain drum. Harus kita sadari drum pada dasarnya alat musik pengiring bukan melodi. Jika anda hanya mengandalkan speed atau kecepatan saja, pendengar akan bosan mendengarkan. Bahkan jika anda bermain pada sesi solo drum. Kecepatan tidak menjamin solo anda akan dinikmati orang. Jadi anda harus memperhatikan juga segi musikalitasnya.

Banyak artikel tentang bermain solo drum yang saya baca mengajarkan bahwa solo drum yang baik juga ada intro, chorus, bridge dan reff seperti lagu pada umumnya. Jadi meskipun kita bermain solo, kita juga disarankan menyanyikan musik yang menjadi patokan kita dalam bersolo drum, tapi cukup di dalam hati saja. Dengan begitu solo kita akan mempunyai irama, dan bagian-bagian seperti dalam lagu yang bisa dinikmati pendengar, bahkan bukan drummer sekalipun.

Jadi jika anda tidak punya band meskipun anda pemula buatlah band cari personil yang bagi anda se-level dengan anda. Dan latihan di  studio bersama band pun tidak cukup. Anda harus bermain di panggung yang sebenarnya di hadapan penonton. Karena suasananya akan berbeda.

Banyak yang tidak anda duga yang bisa terjadi jika anda bermain di atas panggung. Pengalaman akan membuat anda terbiasa. Demam panggung, gerogi, takut salah, tidak percaya diri semuanya akan lenyap dari diri anda.

Jadi selain latihan teknik anda perlu latihan dengan musik dan dengan band kemudian tingkatkan pengalaman anda dengan bermain di atas panggung.

Ok, bro semoga bermanfaat.

Drummer Berpendidikan VS Drummer Otodidak 29/06/2009

Posted by Rio Lukito in Important Things.
Tags: , , , , , ,
23 comments

Manakah lebih jago drummer berpendidikan (kursus atau sekolah music) atau drummer otodidak?

Mungkin anda sering membaca atau mendengar dari orang bahwa banyak drummer-drummer kawakan dalam maupun luar negeri adalah otodidak.

Otodidak bagi saya masih membingungkan, ada yang bilang otodidak adalah orang yang belajar sendiri dari buku atau video lesson. Tapi apa benar tidak ada yang mengajarinya? Lalu yang menulis buku siapa? Dan yang di dalam video siapa? Bukankah si penulis menulis agar orang belajar dan instruktur membuat video agar orang belajar juga? Secara tidak langsung guru mereka adalah si penulis dan instruktur yang ada dalam video, iya nggak? Saya kira ya. Jadi apakah orang seperti ini otodidak? Mungkin lebih tepat dikatakan semi otodidak.

Jadi otodidak menurut saya adalah orang yang melihat lalu mencoba-coba dan mencari-cari cara untuk bisa bermain drum tapi mereka tidak tahu cara yang benar. Begitulah saya dulu, kira 3 sampai 4 tahun pertama saya habiskan dengan mencoba-coba, mengira-ngira, latihan tanpa tahu teknik dan cara bermain drum yang benar. Saya pun tidak tahu yang namanya macam-macam rudiment seperti single stroke, double stroke, flam, single paradidle, single stroke four dan seterusnya, tidak tahu heel toe, tidak bisa baca not balok, cara memegang stick (grip) yang benar pun saya tidak tahu sehingga jari-jari dan telapak tangan sering melepuh. Bertahun-tahun saya habiskan dengan segala ketidak tahuan itu. Karena pada zaman saya mulai belajar, di kota saya Dumai tidak ada kursus drum, tidak ada internet dan mendapatkan pelajaran drum yang berbobot sangat sulit.

Mungkin sebagian drummer yang menyebut dirinya otodidak mirip kisahnya dengan saya. Tapi tentu saja mereka kemudian belajar untuk mengetahui segalanya yang sebenarnya.

Tentu saja anda sudah tahu jawaban pertanyaan di atas. Jika ada dua orang dengan semangat dan inteligensi yang tidak jauh berbeda, saya kira akan lebih baik drummer yang berpendidikan dari pada drummer otodidak.

Jadi anda mau jadi drummer berpendidikan atau otodidak?

Pendidkan tidak mesti formal di kursus atau di sekolah music anda bisa cari guru di daerah anda. Jika di daerah anda tidak ada yang bisa bermain drum atau yang bisa mengajari anda bermain drum, pergilah ke kota lain untuk belajar, dari buku, video atau langsung berguru.

Carilah pelajaran dan berlatihlah. Selain belajar dan latihan anda juga perlu tahu tentang filosofi-filosofi drummer yang jika sudah melekat pada diri anda bisa anda  tetapkan dalam semua bidang kehidupan.

Seperti hal lainnya anda harus punya impian dalam karir anda sebagai drummer. Anda ingin jari drummer seperti apa? Filosofi-filosofi akan sangat membantu anda, jika anda bosan, merasa buntu, merasa gagal, kehilangan percaya diri, merasa anda selalu di bawah orang lain.

Jadi kesimpulannya carilah pelajaran drum jika anda ingin belajar main drum, bukan belajar memasak. 🙂 Anda bisa dapatkan dari banyak sumber seperti buku, video , guru dan internet seperti yang sedang anda baca ini kan? 😛

Ok, friend.

I’m a drummer, you’re a drummer. We are same. We are friends.

Mengapa Saya Gagal Menjadi “Drummer”? (Part II) 28/06/2009

Posted by Rio Lukito in Important Things.
Tags: , , , , , ,
add a comment

Di posting yang lalu kita telah membahas sedikit hal yang menyebabkan orang gagal menjadi “dummer”.

Hal lain yang bisa menyebabkan anda gagal adalah.

Terlalu banyak belajar. Kok bisa? Anda harus bisa membedakan belajar dan latihan. Terlalu banyak belajar tanpa latihan tidak akan membuat anda menjadi “Drummer”. Terlalu banyak belajar ini itu akan membuat anda bingung, tidak sempat latihan akhirnya menganggap semuanya sulit trus stress dan akhirnya berhenti.

Tidak percaya diri. Bagaimana mungkin anda bisa melakukan sesuatu sedangkan anda tidak percaya anda bisa. Tanpa percaya diri, jangankan latihan, mencoba saja mungkin anda gak mau. Bangunlah kepercayaan diri anda, jika orang lain bisa anda juga pasti bisa.

Malas. Haa.. yang ini emang agak susah ngobatinnya tapi saya punya cara untuk ini, biasa nya dengan menonton konser-konser atau video lesson atau solo-solo drum. Kita mulai semangat lagi, rasa malas pun hilang.

Malu bertanya. Jika seseorang akan memberitahukan kepada anda 10 tahun lagi, maka 10 tahun lagi baru anda akan tahu, jika anda bertanya mungkin dalam sekejap anda tahu jawabannya.

Selalu menganggap orang lain lebih hebat. Dengan banyak dalih anda mengatakan, o…dia kan punya drum aku gak punya. Ya iya lah…dia main drum sejak kecil. Ya iya lah…gurunya Virgil Donati. Ya..iya lah dia sekolah drum di luar negeri dan berbagai macam Ya iya lah… yang lain asal jangan Ya iya dwonk… 😛

Suka menunda-nunda. Nanti ah latihannya, bentar lagilah, nonton dululah, jalan dululah. Perlu anda ketahui 90% dari hal apapun yang anda tunda, akhirnya tidak pernah terjadi hari itu atau mungkin selamanya.

Teralu mudah menyerah. Wise word yang satu ini klasik tapi benar adanya,

“Kegagalan adalah sukses yang tertunda”

Thomas Alfa Edison melakukan kegagalan lebih dari 10.000 kali sebelum akhirnya menemukan lampu pijar dan penemuan lainnya (mohon koreksi kalo salah). Jika anda melakukan belajar sesuai metoda yang benar saya kira anda gak perlu gagal hingga 10.000 kali. Wise word satu lagi yang memotivasi saya

“Anda tidak hancur jika anda gagal, Anda hancur jika anda berhenti berusaha”

OK, My Bro I think that’s enough at the moment. “HAVE A NICE DRUMMING!”

Mengapa Saya Gagal Menjadi “Drummer”? (Part I) 27/06/2009

Posted by Rio Lukito in Important Things.
Tags: , , , , , ,
add a comment

Pertanyaan saya untuk anda “Apakah orang yang bisa bermain drum adalah seorang Drummer?”

Ok, saya mau cerita dikit tentang pengalaman pribadi saya. Dahulu kala saya sering ngumpul sama teman-teman yang cukup aneh-aneh tapi mereka menyenangkan. Seperti biasa anak muda ngumpul sering bermain gitar dan menyanyi. Karena rata-rata anak band maka permainan gitar mungkin sedikit berbeda dengan yang bukan anak band. Karena dikelilingi gitaris, sepertinya ilmunya nular dan akhirnya untuk mengisi waktu kosong pun saya sering bermain gitar. Hasilnya? Saya jadi gitaris gadungan, J.

Pada suatu waktu saya dikenalkan dengan seseorang yang ternyata juga gitaris dan saya akui ilmu gitarnya juga ok juga, walau agak sombong karena dia murid gitaris terkenal di Indonesia tapi anak nya juga asik di ajak ngumpul. Pada suatu waktu yang lain saya sedang iseng main gitar dengan memainkan sedikit lick-lick gitar dengan speed yang lumayan..ehem.. 😛 . Dia langsung bilang, “Yuk kita duel solo, yuk?”.  ?????????, kalo di ajak duel jelas kalah dunk karena saya bukan gitaris. Langsung aja saya bilang bahwa saya bukan gitaris, saya Drummer, dia kelihatan agak bingung mendengar jawaban saya.

Menurut anda apa yang ada di pikirannya? Pelajaran apa yang anda bisa ambil dari cerita di atas?

Ternyata selama ini dia mengira saya adalah gitaris, karena saya sering bermain gitar? Tapi apa mungkin seorang gitaris yang tergolong hebat ngajak duel seorang yang sekedar bisa bermain (gitar). Saya bisa tebak apa yang dalam pikirannya dia mau menunjukkan bahwa dia menguasai teknik yang jauh lebih hebat dari yang saya bisa karena dia mengira saya gitaris. Kok jadi cerita gitar terus???

Ok, jadi jawaban pertanyaan di awal tadi adalah, TIDAK! Banyak gitaris, vocalis, bassis, keybordis bisa bermain drum. Apakah anda mau menjadi drummer yang hanya bisa bermain drum? Atau anda ingin jadi drummer yang hebat bermain drum?

Sekarang pelajaran yang bisa anda ambil dari cerita di atas.

Bergabunglah di komunitas para drummer, belajar bersama, jauhkan persaingan ilmu mereka akan nular ke anda, jika mungkin carilah guru anda akan belajar lebih cepat.

Isilah waktu kosong anda dengan berlatih drum, memang memiliki drum akan mempercepat pembelajaran anda, tapi anda bisa guna pad jika tidak memiliki drum. Pelajari not balok, rudiments dan sebagainya.

Lakukanlah sticking sebagai kegiatan rutin anda, tidak perlu lama dan tidak perlu satu waktu.

Buatlah latihan anda menyenangkan, fokus pada materi tertentu barulah ke materi lainnya.

Trus kenapa judul tulisan ini  ‘Mengapa Saya Gagal Menjadi “Drummer”?’ apa hubungannya?

Jika tidak satupun hal di atas anda lakukan maka pasti anda akan gagal menjadi drummer.

Ok, friends. keep reading anda wait for the next part!