jump to navigation

Latihan Jari Dengan Stick 19/03/2010

Posted by Rio Lukito in technique, video.
Tags: , , , ,
17 comments

Mungkin sudah ada yang tahu dengan latihan ini. Tapi mungkin masih malas melakukannya. Perlu diketahui latihan sederhana ini banyak manfaatnya untuk mengaktifkan jari-jari anda. Semoga bermanfaat!

Iklan

Single Paradiddle Variant 31/07/2009

Posted by Rio Lukito in Rudiment, Single Paradidle, technique.
Tags: , , , , ,
add a comment

Single Paradiddle mempunyai 3 variant yang bisa kita lakukan hanya dengan menggeser posisi diddle (double stroke) nya.

Variant dari single paradiddle ini jika kita mainkan pada drum set di tempat yang berbeda (tangan kiri dan kanan) akan menghasilkan ritme yang berbeda pula.

Semua dari variant single paradidle ini bisa juga kita jadikan groove seperti layaknya single original single paradiddle goove.

Biasanya single paradidle dan variantnya dimainkan pada note 1/16 (sixteenth note).

Ok, mari kita bahas variant single paradiddle

R L R R L R L L original

R L L R L R R L variant 1

R R L R L L R L variant 2

R L R L L R L R variant 3

Khusus untuk variant keempat jika mainkan hanya satu bagian saja, hanya seperti single stroke four.

Latihan single paradiddle dan variantnya juga bagus untuk stick control.

Duple Interpretation 27/07/2009

Posted by Rio Lukito in Important Things, technique.
Tags: , , ,
add a comment

Mungkin banyak yang belum tahu tentang istilah duple interpretation, tapi mereka sudah pernah memainkannya.

Duple interpretation adalah istilah yang biasa digunakan untuk not-not triplet yang dimain pada not-not yang bukan triplet sehingga terjadi pergeseran. Kenapa terjadi pergeseran? Karena jumlah not triplet dimulai dari 3, 6, 12, 24 dan seterusnya, sedangkan jumlah not yang bukan triplet 2, 4, 8, 16, 32 dan seterusnya.

Dalam latihan duple interpretation sudah tentu anda seharusnya sudah bisa membaca not balok dan menghitungnya. Karena jika tidak anda mungkin akan kesulitan dalam memahaminya. Ok, perhatikan accent (aksen) berikut:

duple interpretation

Bar (birama) di atas berisikan sixteenth note (not 1/16) dengan time signature 4/4 dan pasti jumlah not nya 16. Sekarang perhatikan aksen berikut :

duple interpretation02

Terlihat bedanya kan? Pada ilustrasi kedua kita memainkan aksen pertiga not atau aksen triplet sebagai not yang bukan triplet sehinggan aksen pun bergeser pada tiap ketuknya.

Bentuk-bentuk duple interpretation dari triplet akan menghasilkan ritme-ritmet yang menarik. Tidak hanya aksen tetapi juga kombinasi dengan tom atau cymbal juga bisa diaplikasikan.

Ok, Bro selamat mencoba. C u….