jump to navigation

Pemahaman Not 1/4, 1/8, 1/16 menggunakan Single Stroke 23/09/2010

Posted by Rio Lukito in Reading, video.
Tags: , , , , , , , ,
trackback

Bagi yang belum mengerti apa dan bagaimana not 1/4, 1/8 dan 1/16? Coba tonton video ini, semoga membantu. Jika ada pertanyaan jangan segan-segan comment….. Oya, untuk simbol not 1/16 benderanya seharusnya 2 cuma karena fontnya gak ada saya pake satu bendera aja….

Komentar»

1. fany drumere hnc - 27/09/2010

waaahh,,,,udah saya liat mass…mantepp!!

jadi intinya gini ya mas…

kecepatan stroke not 1/4 = biasa
kecepatan stroke not 1/8 = agak cepat
kecepatan stroke not 1/16 = cepeeettt

ato dgn kata lain…1/4 itu 1kalinya, trus not 1/8 itu 2 kalinya, trus not 1/16 itu 4 kalinya….

kira2 seperti itu kan mas??? hhehehhehe…..

2. Rio Lukito - 28/09/2010

ya, kira-kira begitu tapi jangan terpengaruh oleh cepat. cepat tergantung dari temponya. contoh not 1/8 pada tempo 60bpm kecepatannya sama dengan not 1/4 pada tempo 120bpm.

pemahaman kamu sudah benar, sekedar tambahan not 1/8 2x lebih cepat dari 1/4, 1/6 2x lebih cepat dari pada not 1/8, 1/32 2x lebih cepat dari pada not 1/16.

Jadi tidak berarti not 1/16 selalu cepat, dia hanya lebih cepat dari pada not di atasnya. yaitu 1/8, 1/4, 1/2 dan not penuh.

3. fany drumere hnc - 03/10/2010

waahh,,,ok mass,,,,,tenks bangett….udah ngertii,,,,

yg di fb dijawab jg ya mas,,,,hehehhe

trima kasihh….

4. robi - 23/03/2011

trims,,, sdikit paham….

Rio Lukito - 25/03/2011

Sama2 robi, ayo kita belajar trus….

5. hendar - 27/03/2011

thank’s atas pljrannya,..

Rio Lukito - 31/03/2011

Sama2 hendar, thanks juga atas kunjungannya…. :)

6. ihsan - 09/12/2011

mas saya udah 2 thn ini belajar sticking, rudiment, sama baca not dari internet dan juga dari blog mas Rio.walaupaun baca notnya masih dieja.

yang saya bingung tahapan selanjutnya belajar apa lagi yah mas? karena terlalu banyak tehnik2 atau tutorial yg ada di internet..dan cara pengaplikasianya

mungkin mas Rio bisa kasih saran atau panduan tahap2 belajarnya. kaya misalnya dari kelas pemula belajarnya apa, trus kelas menengah belajarnya apa dan seterusnya…dan cara pengaplikasianya utk di mainkan pada sebuah lagu,

karena kebetulan saya punya band dan sering iseng2 jam-ing sama tmn. tapi kok rasanya gitu2 aja permainan saya..jadi curhat nih saya

Rio Lukito - 13/12/2011

Pertama-tama saya ucapkan selamat atas keberhasilan kamu menjalani latihan sticking dan rudiment selama 2 tahun ini. Itu adalah semangat yang bagus. Tapi jika kamu merasa tidak ada perkembangan, saya rasa ada yang salah dengan latihan kamu. Coba perhatikan benar-benar kamu latihan apa bermain? Apa yang kamu latih? Target kamu apa? Latihlah apa yang kamu rasa belum bisa. Trus apakah latihan kamu sesuai dengan metode yang benar? Coba kamu review dari awal seperti single stroke, double stroke, single paradidle, paradiddle-diddle, flam. Apakah kamu benar2 menguasainya? Semua latihan kamu harus mulai dalam tempo yang lambat baru dipercepat. Perhatikan juga aksen-aksennya dalam tempo lambat kita mempunyai kontrol lebih. Perlahan-lahan kamu akan terbiasa, setelah itu barulah dipercepat. Sabar semua butuh proses. Jika latihan kamu benar pasti membuahkan hasil dalam waktu singkat. Saya aja yakin kamu bisa!!! Bagaimana dengan kamu sendiri? Satu Hal yang harus selalu kamu ingat Latihan tidak menjadikan kamu sempurna, tapi “latihan sempurna” yang menjadikan kamu sempurna (walau tidak ada manusia yang sempurna heee….hee..minimal mendekati) Good Luck Ihsan!!! Have a nice Practice!!!…


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 2.795 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: