jump to navigation

Mengapa Saya Gagal Menjadi “Drummer”? (Part I) 27/06/2009

Posted by Rio Lukito in Important Things.
Tags: , , , , , ,
trackback

Pertanyaan saya untuk anda “Apakah orang yang bisa bermain drum adalah seorang Drummer?”

Ok, saya mau cerita dikit tentang pengalaman pribadi saya. Dahulu kala saya sering ngumpul sama teman-teman yang cukup aneh-aneh tapi mereka menyenangkan. Seperti biasa anak muda ngumpul sering bermain gitar dan menyanyi. Karena rata-rata anak band maka permainan gitar mungkin sedikit berbeda dengan yang bukan anak band. Karena dikelilingi gitaris, sepertinya ilmunya nular dan akhirnya untuk mengisi waktu kosong pun saya sering bermain gitar. Hasilnya? Saya jadi gitaris gadungan, J.

Pada suatu waktu saya dikenalkan dengan seseorang yang ternyata juga gitaris dan saya akui ilmu gitarnya juga ok juga, walau agak sombong karena dia murid gitaris terkenal di Indonesia tapi anak nya juga asik di ajak ngumpul. Pada suatu waktu yang lain saya sedang iseng main gitar dengan memainkan sedikit lick-lick gitar dengan speed yang lumayan..ehem..😛 . Dia langsung bilang, “Yuk kita duel solo, yuk?”.  ?????????, kalo di ajak duel jelas kalah dunk karena saya bukan gitaris. Langsung aja saya bilang bahwa saya bukan gitaris, saya Drummer, dia kelihatan agak bingung mendengar jawaban saya.

Menurut anda apa yang ada di pikirannya? Pelajaran apa yang anda bisa ambil dari cerita di atas?

Ternyata selama ini dia mengira saya adalah gitaris, karena saya sering bermain gitar? Tapi apa mungkin seorang gitaris yang tergolong hebat ngajak duel seorang yang sekedar bisa bermain (gitar). Saya bisa tebak apa yang dalam pikirannya dia mau menunjukkan bahwa dia menguasai teknik yang jauh lebih hebat dari yang saya bisa karena dia mengira saya gitaris. Kok jadi cerita gitar terus???

Ok, jadi jawaban pertanyaan di awal tadi adalah, TIDAK! Banyak gitaris, vocalis, bassis, keybordis bisa bermain drum. Apakah anda mau menjadi drummer yang hanya bisa bermain drum? Atau anda ingin jadi drummer yang hebat bermain drum?

Sekarang pelajaran yang bisa anda ambil dari cerita di atas.

Bergabunglah di komunitas para drummer, belajar bersama, jauhkan persaingan ilmu mereka akan nular ke anda, jika mungkin carilah guru anda akan belajar lebih cepat.

Isilah waktu kosong anda dengan berlatih drum, memang memiliki drum akan mempercepat pembelajaran anda, tapi anda bisa guna pad jika tidak memiliki drum. Pelajari not balok, rudiments dan sebagainya.

Lakukanlah sticking sebagai kegiatan rutin anda, tidak perlu lama dan tidak perlu satu waktu.

Buatlah latihan anda menyenangkan, fokus pada materi tertentu barulah ke materi lainnya.

Trus kenapa judul tulisan ini  ‘Mengapa Saya Gagal Menjadi “Drummer”?’ apa hubungannya?

Jika tidak satupun hal di atas anda lakukan maka pasti anda akan gagal menjadi drummer.

Ok, friends. keep reading anda wait for the next part!

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: